KONSELING ISLAMI (TEKNIK BK)

JAUH DARI TUHAN KARENA MERSA TIDAK ADIL

Pada pagi itu sekitar pukul 07,00 matahari baru menampakan dirinya dengan sinarnya yang agak kekuning-kuningan menambah indahnya suasana pagi. Dalam suasana pagi seperti itu saya  masuk ruangan khusus yang biasa saya pake untuk tamu yang mau berkonsultasi. Lalu saya tata lagi ruangannya agar terlihat lagi seperti baru dan tidak membosankan. Meja dan kursinya sedikit digeser,  agar  nanti kalau konseli ngobrolnya  tidak canggung ddan tidak merasa dihakimi ataau di introgasi…

Setlah selesai beres-beres  sambil menunggu saya ambil segelas  kopi panas  dan duduk santai sambil melihat-lihat bacaan yang ada. Karena masih pukul 0,800.

Hari ini kebetulan saya akan kedatangan seorang konseli wanita kelas 3 SMA namun dia keluar sekolahnya karena putus asa atas musibah yang menimpanya. Sebetulnya saya belum tahu pasti musibah apa yang menimpanya karena kemarin hanyalah waktu bertemu hanya ngobrol sebentar dan han hanya membuat janji.

Waktu yang telah di janjikan pun tiba pada jam sudah menunjukan pukul 09.00 dan ternyata betul terdengarlah suara pintu diketuk dari luar , rupanya konseli sudah tiba . saya pun sedikit membereskan baju yang sedikit kusut. Saya langsung menghampiri pintu dan membukanya. Tok. Tok tok

Erna; Asalamuaalaikum wr. Wb.

Dan terdengar pula suara yang membaca salam, saya langsung menghampirinya sambil tersenyum.[1]

Saya; eh Erna sudah sampe rupanya. Ayo silahkan masuk jangan sungkan.

Erna ; iya pak terimakasih pak.

Saya; ayo silahkan duduk , saaya fikir saudari butuh istirahat dulu sebentar[2]

Erna ; iya pak terimakasih.

Ernapun duduk dikursi yang telah saya sediakan , ernapun duduk sambil mengatur nafasnya sambil berdiam diari. Saya juga diam dengan sanntai.

Dan setlah saya fikir sudah cukup istirahatnya saya memulai pembicaraan.

Saya ; hmm saudari erna apakah istirahatnya sudah cukup, bisakh kita mulai saja?[3]

Erna ; sudah cukup pak , ya pak kita mualai saja.

Saya pun merubah posisi duduk saya.[4]

Saya; tapi sebelumnya saya boleh bertanya dulu apakah saudari erna punya waktunya sampai pukul bearpa atau berapa jam. Ya takutnya saudari ada acara lagi atau ada janji. Biar enak pada kita semua.[5]

Erna ; boleh pak, oh begitu pak mungkin saya pikir saya bisa skitar dua jam paling lama soalnya ada acara lagi.

Kami pun sudah membuat kesepakatan durasi waktu dalam pertemuan itu

Saya ; saudari Erna waktu kita  bertemu hanya  membuat janji saja belum sempat memceritakan apa yang selama ini membebani pemikiran saudari.[6] Tenang  saja jangan takut rahasia saudari aman tidak akan keluar Cuma kita yang tau, jika memang ada yang sifatnya rahsia.[7]

Erna ;begini pak maksud kedatangan saya kesini saya punya masalah yang menurut saya tiada jalan untuk keluarnya.

Saya ; lho ko sampai befrfikir begitu saudariku. Ada apakah gerangan yang terjadi?[8]

Saya mencoba bertanya dengan santai

Erna; begini pak saya telah merasa takl berarti lagi hidup ini ku tiada punya tempat untuk mengadu lagi kehormatan saya telah hilang diambil oleh orang yang tak bertanggung jawab.  Semenjak kejadian itu saya sekolah saya keluar tidak pernah beribadah lagi , karena saya fikir agama tidak berpihak pada saya. Agama hanya bagi merreka saja. Buktinya setelah kejadian itu hidup saya tidak pernah merasa tenang Tuhan sama saya sudah tidak mau peduli lagi. Pokonnya pada saat ini saya benar-benar marah kesel dan tiada arti hidup ini.

Rupnya saudari Erna ini jadi korban pemerkosaan.

Saya; saya benar –benar bisa mersakan apa yang anda rasakan.[9]

Erna; ya begitu pak awalnya yang membuat kehidupan saya seperti ini.

Saya ; saudari ku tetap tersenyumlah ,saudari tidak sendiiri masih banyak yang peduli sama saudari. Selain itu Tuhan tetap sayang pada hambnaya, saya yakin Tuhan maha adil dan maha pengasih bagi  hambanya.

Erna ; selama ini saya masih tidak percaya lagi  denagan Tuhan.

Saya; hmm .. tapi saudari bisa mencoba percaya lagi sama Tuhan, terus bisa mulai melakukan beribadah lagi. Saudara tidak boleh berputus asa . sayang sisa umur saudari terbuang sia-sia , cobalah lebih dekat lgi Pada Tuhan karena tidak pernah pandng bulu dia selalu memafkan siapapun yang mau bertaubat.

Erna ; tapi kan saya sudah kotor begini dan sudah tak smbahyang sangat lama.

Saya; he he Tuhan itu Maha diatas segala maha sebesar apapun pasti diampuninya

Aslkan bener-benar mau memperbaikinya.

Rupannya si konseli sudah mualai tertarik untuk mulai merubah pola berfikir dan bertingkah lakunaya.[10]

Erna; apkah orang –orang akan menerima saya lagi seperti dulu.?

Saya ; setiap orang juga pernah melakukan kesalahan bahkan mungkin banyak yang lebih jelek dari kita.

Erna ; ya pak saya akan mencobanya,

Saya; saya fikir saudara punya banyak potensi sayang kalau tidak di kembangkan.

Terus saudara bisa sering datang pada ustad terdekat untuk konsultasi , saya fikir yang saya tahu  dalam agama islam itu sendiri banyak cara untuk menemukan diri untuk mendapatkan ketenangan, salah satunya dengan rajin beribadah kita mendapat jaminan akan tenang jiwanya bila dilakukan dengan khusyu.

Ernna ; ya pak saya akan mencobanya , saya ingin bisa tersenyum lagi seperti duulu ingin menggapai semua mimpiku.

Saya; tetap semangat lah dan tetap optimis , yakin lah bahwa sebuntu- buntunya jalan pasti masih bisa dilewati.  Allah juga selalu bersama kita jadi kita jangan pernah menjauh dariNya.

Erna; iya pak saya sudah mulai ada gairah lagi dalam hidup ini.

Saya; nanti sebaiknya saudara setelah pulang dari sini saudara sebaiknya membuat perencanaan sesuai dengan apa yang kita bicarakan tadi.[11]

Erna ; iya pak saya akan membuatnya agar saya punya jdwal jelas apa yang akan dilakukan dalam setiap waktunya.

Saya ; saudari erna sesuai janji kita di awal pembicaraan kita tadi waktunya telah habis ,mohon maaf sekedar memberitahu.[12]

Erna iya pak saya juga mau ada acara lagi, terimakasih banyak atas waktunya, saya sudah cukup lega , dan akan mencoba melaksanakan sesuai dengan apa yang kita bicarakan tadi.

Saya; oke. (sambil tersenyum)

Erna ; iya pak saya pulang dulu ya. As,wr.wb.

Saya; wr.wb.

Ernapun pulang saya jajap sampai diluar saja . sayapandangi dia pergi sampai tidak terlihat.

Model yang dipake adalah  BEHAVIORISTIK


[1] Teknik senyuman

[2] Teknik rappoot

[3][3] Teknik  atending

[4] Teknik posisi duduk

[5] Teknik struturing

[6] Teknik memudahkan

[7] Teknik menjernihkan

[8] Teknik bertanya

[9] Teknik empati

[10] behavioristik

[11] Teknik perencanaan.

[12] Teknik mengakhiri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s